Washi, kertas nan indah

washi  Washi  atau wagami adalah kertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Dibandingkan kertas produksi mesin, serat dalam washi lebih panjang sehingga washi bisa dibuat lebih tipis, namun tahan lama (tidak lekas lusuh atau robek).

Produksi washi sering tidak dapat memenuhi permintaan konsumen sehingga berharga mahal. Di Jepang, washi digunakan dalam berbagai jenis benda kerajinan dan seni seperti origami, shodō dan ukiyo-e. Washi juga digunakan sebagai hiasan dalam agama Shinto, bahan pembuatan patung Buddha, bahan mebel, alassashimi dalam kemasan, bahan perlengkapan tidur, bahan pakaian seperti kimono, serta bahan interior rumah dan pelapis pintu dorong. Washi digunakan sebagai bahan uang kertas sehingga uang kertas yen terkenal kuat dan tidak mudah lusuh.

washi1  washi3

Jenis-jenis kertas Washi

Kertas mashi

Mashi adalah kertas yang dibuat dengan cara pembuatan kertas yang paling tua. Bahan baku dari serat pohon Cannabis sativa L. (hemp) dan Boehmeria nivea (sejenis rami), serta jala usang yang tidak bisa lagi dipakai menangkap ikan ditambah kain bekas dari serat rami. Kain bekas dari rami mempunyai serat yang kuat sehingga harus dipotong-potong kecil dulu sebelum direbus atau digiling dengan penggilingan batu.
Permukaan kertas masih kasar sehingga harus dipukul-pukul dengan palu kayu di atas alas yang disebut kamikinuta. Sesudah itu, kertas digosok dengan batu, kerang, atau gigi taring binatang agar menjadi permukaan kertas yang halus dan licin. Tahap selanjutnya berupa penambalan pori-pori kertas dengan lapisan tepung mineral berwarna putih yang dibuat dari gips, batu kapur, dan kaolin. Kertas dilapisi sekali lagi dengan tepung kanji agar tinta yang dituliskan tidak merembes (belobor).
Kertas mashi sulit ditulisi sehingga bahan baku diganti dengan serat yang sama kuat tapi mudah ditulisi. Pada perkembangan selanjutnya tercipta kertas kokushi yang bahan bakunya dari pohon murbei kertas (kōzo atau kaji).
Cannabis sativa L. (hemp)          Boehmeria nivea (sejenis rami)
washi5           washi6

Kertas kokushi

Kokushi adalah sebutan untuk kertas dengan bahan baku pohon murbei kertas (Broussonetia kazinoki atau dalam bahasa Jepang disebut koku). Bahan baku berasal dari serat kulit dari dahan pohon yang masih muda. Kulit dahan pohon harus direbus dulu sebelum dapat dibuat kertas.
Permukaan kertas halus agak sedikit kasar tapi serat kertas panjang-panjang sehingga tahan lama. Jenis kertas ini banyak digunakan dalam kantor pemerintah untuk dokumen resmi dan pekerjaan penyalinan dokumen. Kertas jenis ini dapat digunakan begitu saja sebagai bahan bangunan tanpa perlu diberi warna lebih dulu.
washi7  Broussonetia kazinoki

Kertas hishi (ganpishi)

Hishi atau ganpishi adalah sebutan untuk jenis kertas dengan bahan baku tanaman perdu Diplomorpha sikokiana(ganpi) atau Edgeworthia chrysantha (mitsumata). Serat kertas pendek-pendek dan permukaan kertas yang halus bercahaya sehingga dikenal sebagai kertas torinoko.
washi8          wshi10
Edgeworthia chrysantha            Kertas torinoko.

Kertas danshi (michinokugami)

Bahan baku utama adalah kulit dahan yang masih muda dari pohon suku Celastraceae (nishiki). Kertas jenis ini berwarna putih dan tebal.
 Washi sebagai hadiah

Washi sebagai barang langka digunakan sebagai tanda rasa hormat atau ucapan terima kasih. Menurut buku harian Midōkanpakuki, washi dipakai sebagai hadiah untuk perayaan hari ulang tahun Buddha. Pejabat setingkat menteri mendapat kertas selebar 5 , penasihat mendapat 4 jō, dan anggota dewan perwakilan rakyat mendapat 3 (1 sama dengan 48 lembar). Di kalangan samurai, hadiah dalam bentuk washi biasanya dijadikan satu set dengan kipas lipat atau kain tenunan yang diikat dengan mizuhiki.

washi fan
Japanese Washi Paper Hokusai Namiura Sensu

washi carft  Washi Paper Quilting

Pembuatan Washi secara tradisional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s