Lezatnya Soba

soba Soba (蕎麦 atau そば) adalah salah satu jenis mi Jepang yang dibuat dari tepung Buckwheat (gandum kuda). Dalam bahasa Jepang, tumbuhan serealia gandum kuda juga disebut “soba”. Selain itu, istilah “soba” juga bisa berarti mi telur asal Cina yang dimasak menjadi yakisoba atau ramen.

Orang Jepang mempunyai tradisi memakan soba di malam tahun baru. Soba yang dimakan di malam tahun baru disebut toshikoshi-soba (soba melewatkan tahun). Selain itu juga terdapat tradisi memakan soba sewaktu baru pindah rumah. Soba yang dimakan untuk merayakan tempat tinggal yang baru disebut hikkoshi-soba (soba pindahan)

soba1 Hikkoshi

Definisi Soba

Sesuai standar JAS, soba adalah mi dengan kandungan tepung soba (gandum kuda) di atas 30%. Selain itu, di pasaran bisa ditemukan nihachi-soba yang memiliki kandungan 80% tepung terigu dan 20% tepung gandum kuda.

Buckwheat Soba Buckwheat

Istilah “soba” juga digunakan untuk mi dari tepung terigu yang digunakan untuk ramen dan yakisoba. Masakan soba Okinawa seperti sōki juga menggunakan mi dari tepung terigu 100%.

Sejarah Soba

Pembuatan mi dari tepung gandum kuda baru dimulai sejak abad ke-16 atau abad ke-17. Sebelumnya, tepung gandum kuda hanya dinikmati sebagai sobagaki, tepung diencerkan dengan air panas dan dibentuk seadanya.

Di zaman dulu, mi dari tepung gandum kuda disebut sobakiri. Catatan tertua tentang tepung gandum kuda yang dibuat mi (sobakiri) tertulis dalam buku catatan kuil Jōshō-ji, desa Ōkuwa, Prefektur Nagano. Sewaktu kuil selesai dipugar tahun 1574, “sobakiri” termasuk ke dalam daftar barang sumbangan yang diterima untuk penyelenggaraan selamatan.

Soba-ya (蕎麦屋 penjual soba) adalah sebutan untuk rumah makan yang khusus menyajikan soba, tapi sekaligus bisa juga menyajikan udon. Soba yang harganya murah sangat digemari penduduk Edo. Soba-ya mulai dikenal sejak pertengahan zaman Edo, karena pedagang kaki lima banyak yang membuka warung soba setelah dilarang berdagang secara kakilima. Pada tahun 1686, Keshogunan Edo melarang pedagang kakilima seperti pedagang soba dan udon berkeliling membawa kompor.

Di berbagai stasiun kereta api di Jepang sekarang bisa ditemui warung tachigui-soba sebagai penerus tradisi soba kaki lima. Warung-warung seperti ini mengharuskan orang makan berdiri karena tidak menyediakan kursi untuk duduk.

Sebagian besar penjual soba juga mempunyai layanan pesan antar yang sudah dikenal sejak zaman Edo. Di zaman dulu, pengantar soba mengantarkan pesanan dengan berjalan kaki atau kalau perlu sambil berlari. Soba dibawa di dalam kotak kayu yang disebut Okamochi, dan pembayaran dilakukan kemudian sewaktu mengambil piring atau mangkuk yang sudah kosong.

Seusai Perang Dunia II, pengantar soba mulai menggunakan sepeda atau sepeda motor. Tumpukan kotak soba yang ada di pundak dipegangi dengan sebelah tangan, sementara tangan yang sebelah lagi memegangi stang. Setelah diciptakannya “nampan stabil” yang dipasang di atas boncengan sepeda atau sepeda motor, tumpukan piring soba tidak lagi terjatuh, dan mangkuk berkuah tidak lagi tumpah sewaktu pengemudinya berbelok.

Jenis Soba

  • Soba segar:
Setelah dipotong-potong, soba ditaburi tepung agar tidak lengket dan dimasukkan ke dalam kantong plastik
  • Soba kering
Soba segar yang dikeringkan dengan udara panas, dijual dalam kantong plastik
  • Soba rebus
Soba dalam kemasan siap saji, satu set dengan saus, daun bawang, dan juga sering disertai tempura atau aburage.
  • Soba instan
Soba dikeringkan dengan udara panas atau digoreng, sebelum dimakan tinggal diseduh dengan air panas
  • Soba beku
Soba segar yang dibekukan dan dijual sebagai makanan beku di pasar swalayan besar.

Cara Penyajian
1. Soba dingin

Setelah direbus, soba dihidangkan di atas seiro atau zaru (piring persegi dari anyaman bambu atau kayu). Soba dimakan dengan cara mencelupnya dulu ke dalam saus yang disebut soba tsuyu. Cara makan seperti ini disebut Tsukémén (mi celup) dan parutan wasabi, lobak, atau jahe sering ditambahkan ke dalam saus sebagai penyedap. Di daerah Kansai, saus sering ditambah dengan kocokan telur burung puyuh atau telur ayam mentah. Air rebusan soba (soba-yu) yang berwarna keruh sering dihidangkan untuk diminum seperti sup.

Perbedaan morisoba dan zarusoba terletak pada pemanis yang digunakan untuk saus. Di zaman Edo, gula merupakan barang langka sehingga perlu dilakukan pembedaan antara soba dengan saus bercampur gula dan soba memakai saus bercampur mirin. Zarusoba adalah soba yang dicelup ke dalam saus yang menggunakan gula sebagai pemanis, sedangkan Morisoba menggunakan saus bercampur mirin. Di zaman sekarang, gula tidak lagi merupakan barang langka sehingga morisoba dan zarusoba adalah dua nama berbeda untuk makanan yang sama.

  • Morisoba (盛り蕎麦)
Soba dingin yang dihidangkan di atas piring dari anyaman bambu, sebelum dimakan dicelup dulu di dalam saus
morisoba morisoba
  • Zarusoba (ざる蕎麦?)
Cara penyajian mirip Morisoba tapi kadang-kadang ditaburi nori yang dipotong kecil-kecil.
soba2  Zarusoba
  • Tentsuke-soba (天付け蕎麦?)
Soba dingin yang dihidangkan bersama tempura di piring terpisah.
soba3 Tentsuke-soba
  • Kamo-seiro (鴨せいろ)
Morisoba yang dihidangkan bersama saus berisi potongan daging bebek.
kamo_seiro Kamo-seiro
2. Soba hangat
Soba rebus disajikan di dalam mangkuk setelah diberi kuah panas.

  • Kakesoba (Susoba)
Soba kuah di dalam mangkuk besar (donburi). Daun bawang, bubuk cabai (hichimi-tōgarashi), atau potongan kecil kulit jeruk sering ditambahkan sebagai penyedap.
soba4 Kakesoba
  • Tsukesoba
Setelah direbus, soba disajikan di atas tampah kecil (zaru). Soba dimakan setelah dicelup ke dalam kuah hangat yang disebut nuki, dan sering disertai lauk daging bebek.
soba5Tsukesoba
  • Kitsune-soba
Soba kuah dengan lauk aburage yang dimasak dengan gula
soba6
Kitsune-soba
  • Tanuki-soba
Soba kuah yang di atasnya diberi taburan tenkasu. Kata “tanuki” dalam tanuki-soba bukan berarti anjing rakun (Tanuki), tapi konon berasal dari kata “tane-nuki” (tanpa lauk). Tanuki-soba hanya dikenal di daerah Kanto, sedangkan makanan yang sama di daerah Kansai disebut haikara-soba (high-color soba).
soba7
Tanuki-soba
  • Tempura soba
Soba kuah dengan tambahan tempura di atasnya. Di sejak pertengahan zaman Edo sudah dikenal soba kuah dengan tempura udang yang besar dan kakiage bercampur daging kerang.
soba8 Tempura soba
  • Tsukimi soba
Soba kuah dengan tambahan telur mentah, disebut “tsukimi” (bulan purnama) karena merah telur terlihat seperti bulan purnama.
soba9
Tsukimi soba
  • Tororo soba (Yamakake soba)
Soba kuah dengan tambahan campuran putih telur dan parutan umbi yamaimo. Di atasnya sering ditambahkan kuning telur mentah sebagai hiasan.
soba10
Tororo soba
  • Kare namban
Soba kuah kari dengan kuah yang dibuat dari dashi yang ditambah bubuk kari dan dikentalkan dengan tepung.
soba12
Kare namban
  • Tori namban
Soba kuah dengan lauk daging ayam dan daun bawang.
soba13
Tori namban
  • Kamo namban
Soba kuah dengan lauk daging bebek
soba14
Kamo namban
  • Niku soba
Soba kuah dengan lauk daging sapi atau daging babi
soba15 Niku soba
  • Nameko soba
    Soba dengan kuah berisi jamur Nameko (Pholiota nameko) atau berbagai jenis jamur lain.SONY DSC
    Nameko soba
  • Sansai soba
Soba kuah berisi sayur-sayuran liar dari gunung
soba17
Sansai soba
  • Okame-soba
Soba kuah dimeriahkan berbagai macam lauk yang disusun meriah seperti Okame (perempuan dengan rias wajah komikal).
soba18
Okame-soba
  • Hanamaki-soba
Soba kuah dengan nori di atasnya.
soba19 
Hanamaki-soba
Hem, niikmat bukan? Nah, kita bisa menyiimak video tentang soba.

 

sumber : dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s