Kaitenzushi..Hem..ada sushi beredar

Kaitenzushi (回転寿司?) adalah model penjualan sushi siap saji yang meletakkan sushi dalam piring-piring kecil yang beredar dengan bantuan ban berjalan sehingga pengunjung restoran dapat mengambil sendiri piring sushi yang diinginkan.

Jumlah harga makanan yang harus dibayar dihitung berdasarkan jumlah, warna, atau motif piring yang telah kosong. Pada beberapa restoran Kaitenzushi, sup dan minuman harus dipesan secara terpisah. Pengunjung juga bisa meminta secara langsung kepada ahli sushi agar dibuatkan sushi yang diingini jika kebetulan jenis sushi yang disenangi tidak beredar.

Teknologi modern banyak yang digunakan oleh restoran Kaitenzushi, mulai dari layar sentuh untuk memesan sushi dan memberitahu pengunjung bahwa sushi yang dipesan hampir tiba, ban berjalan khusus untuk minuman, sampai pada piring-piring kosong yang bisa dikumpulkan secara otomatis berikut perhitungan harga makanan yang harus dibayar.

Ban berjalan yang digunakan Kaitenzushi biasanya berputar sesuai arah jarum jam, desain ini sesuai untuk orang yang memegang sumpit dengan menggunakan tangan kanan.

Di restoran Kaitenzushi juga bisa ditemui makanan lain seperti tempura, furai (gorengan berbalut tepung roti), soba, chawanmushi, hidangan pencuci mulut seperti bolu, dan minuman keras seperti bir dan sake yang diedarkan dengan menggunakan ban berjalan.

Sejarah

Shiraishi Toshiaki yang membuka warung yang pengunjungnya makan sushi sambil berdiri mendapat gagasan untuk menggunakan ban berjalan untuk restoran sushi setelah melihat ban berjalan yang digunakan pabrik bir Asahi. Pesanan pengunjung yang terdiri dari beraneka ragam sushi diharapkan bisa dipenuhi dengan sistem ban berjalan, sekaligus dapat menekan biaya operasi sampai serendah-rendahnya.

Pada tahun 1958, Genrokuzushi yang merupakan restoran Kaitenzushi pertama di dunia dibuka di dekat stasiun Fuse milik Kintetsu yang terletak di kota Fuse (sekarang kota Higashi Osaka, Prefektur Osaka). Restoran Genrokuzushi memegang merek dagang untuk istilah mawaru (廻る?, berputar) dan kaiten (廻る?, beredar), sehingga restoran sushi yang sejenis tidak dapat menggunakan istilah Kaitenzushi sampai tahun 1997.

 

sumber: dari beberapa sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s