Abalone, si kerang mahal

Abalone atau Abalon (berasal dari bahasa Spanyol, Abulón) ialah suatu spesies kerang-kerangan (moluska) dari familia Haliotidae dan genus Haliotis. Ia dikenal pula sebagai kerang mata tujuh atau siput balik batu, ormer di Jersey dan Guernsey, perlemoen di Afrika Selatan, dan pāua di Selandia Baru.

Abalon tergolong dalam kelas Gastropoda yang besar. Terdapat hanya satu genus dalam famili Haliotidae dan kira-kira 4 – 7 subgenus. Taksonominya agak membingungkan. Spesiesnya berjumlah antara kira-kira 100 hingga 130 (karena adanya hibrida).

Abalon memiliki ciri-ciri permukaan kulit sebelah dalam yang berwarna-warni yang terbuat dari nakre. Daging moluska ini dianggap sebagai salah satu makanan istimewa di sebagian Amerika Latin (khususnya Chili), Asia Tenggara, dan Asia Timur (khususnya di Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, dan Korea).

Abalon, makanan laut itu kerap disejajarkan dengan sarang burung atau sirip ikan hiu. Sebab, harganya cukup mahal, harga abalon berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Teksturnya yang kenyal sangat nikmat diolah menjadi berbagai jenis masakan.

Sebanyak 450 tangki berisi kerang abalon ezo khas Jepang itu dapat ditemukan di Natural Energy Laboratory of Hawaii Authority (Nelha). Sejak berupa bibit, abalon dibesarkan dalam tangki dengan temperatur yang pas agar dapat tumbuh.

Tak seperti di laut dimana suhu air dapat terlalu dingin maupun panas, dengan teknologi canggih Nelha air laut dipompa dari kedalaman 900 meter untuk mendapat air kaya nutrisi dan bebas bakteri. Air bersuhu dingin itu dicampur dengan air laut bersuhu hangat untuk mencapai temperatur ideal.

Tak hanya itu, makanan abalon yaitu rumput laut juga ditumbuhkan secara alami. Abalon hidup di air yang sangat murni dan diberi makan rumput laut yang sangat bersih.

Eksklusif

Di Jepang, Abalone (jenis kerang termasuk dalam keluarga holitoidae) tergolong jenis makanan laut sangat eksklusif, yang hanya dihidangkan di sejumlah hotel atau restoran berbintang dengan tarif paling murah Rp 1,5 juta per porsi.

Meskipun mahal, nyatanya penggemar abalone justru terus meningkat. Selain memiliki cita rasa tersendiri, jenis kerang ini terutama oleh masyarakat Jepang, juga diyakini sebagai makanan berkhasiat meningkatkan kebugaran serta bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti gangguan ginjal.

Tapi ironinya, seluruh bahan baku masakan abalone yang disediakan di berbagai restoran kebanyakan masih diimpor dari Jepang, Meksiko, dan Afrika Selatan.

Selain dagingnya, banyak mahasiswa yang berkreasi dengan mengubah cangkang abalone menjadi perhiasan seperti gantungan kunci, liontin dan aksesoris topi. Jika diolah dengan baik, tentu harganya bisa menambah pendapatan masyarakat.

Secara umum, cara memasak kerang ini hanya disteam, lalu disajikan dengan saus yang dibuat khusus. Yang membedakan adalah proses memasaknya. Seperti abalone yang berasal dari Mexico, biasanya dimasak selama sekitar enam jam.

Bahkan, untuk memasak abalone kering dibutuhkan waktu hingga tiga hari. Koki yang tidak terbiasa memasaknya pasti akan kesulitan. Mereka seringkali bukannya membuat masakan jadi enak, tapi malah membuat daging abalone jadi keras. Karena itu, sebaiknya untuk memasak abalone harus ditangani koki berpengalaman.

abalone pastry

Mirip Telinga

Sosok hewan laut ini sepintas mirip daun telinga. Itu pula sebabnya oleh para nelayan disebut kerang telinga laut. Di dunia, diperkirakan ada sekitar 70 jenis abalone. Sekitar setengah dari jumlah tersebut hidup di perairan sekitar Indonesia dan Filipina.

Abalone mempunyai situ cangkang yang terletak pada bagian atas. Pada cangkang tersebut terdapat lubang-lubang dengan jumlah yang sesuai ukuran abalone. Semakin besar ukuran, makin banyak lubang yang terdapat pada cangkang.

Cangkang biasanya berbentuk telinga, rata, dan tidak memiliki overculum. Bagian cangkang sebelah dalam berwarna putih mengkilap, seperti perak.  Kerang Abalone biasa ditemukan pada daerah yang berkarang, yang sekaligus dipergunakan sebagai tempat menempel.

Kerang abalone bergerak dan berpindah tempat menggunakan satu organ, yaitu kaki. Gerakan kaki yang sangat lambat, sangat memudahkan predator untuk memangsanya.

Pada siang hari atau suasana terang, kerang abalone lebih cenderung bersembunyi di karang-karang dan pada malam atau gelap lebih aktif melakukan gerakan berpindah tempat.

Kualitas Air

Ditinjau dari segi perairan, kehidupan abalone sangat dipengaruhi kualitas air. Secara umum, spesies kerang ini mempunyai toleransi terhadap suhu air yang berbeda-beda.

Penyebarannya sangat terbatas. Tidak semua pantai berkarang terdapat abalone. Secara umum, abalone tidak ditemukan di daerah estuaria, yaitu pertemuan air laut dan tawar, yang biasa terjadi di muara sungai.

Ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adanya air tawar sehingga fluktuasi salinitas yang sering terjadi, tingkat kekeruhan air yang lebih tinggi dan kemungkinan juga karena konsentrasi oksigen yang rendah.
Kerang abalone merupakan hewan herbivora, yaitu pemakan tumbuh-tumbuhan dan aktif makan pada suasana gelap. Jenis makanannya adalah seaweed yang biasa disebut makro alga.

dari beberapa sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s