Midori no hi, hari hijau

Hari Hijau (みどりの日 Midori no hi) adalah salah satu hari libur resmi di Jepang yang jatuh tanggal 4 Mei. Hari libur ini merupakan salah satu dari serangkaian hari libur di akhir April dan awal Mei yang disebut Golden Week (Minggu Emas) di Jepang.

Hari Hijau menurut undang-undang hari libur Jepang (Shukujitsu-hō) digunakan untuk “mengenal alam, berterima kasih atas kemurahan alam, dan memperkaya hati nurani.” Di hari libur ini, pengunjung semua taman nasional dan taman yang dikelola pemerintah daerah dibebaskan dari biaya masuk berdasarkan keputusan Rapat Kabinet tanggal 8 Agustus 2006.

Sejak 1948 hingga 1988, 29 April merupakan Hari Ulang Tahun Kaisar untuk merayakan ulang tahun Kaisar Shōwa. Setelah Kaisar Shōwa tutup usia, parlemen Jepang pada tanggal 15 Februari 1989 menetapkan 29 April sebagai Hari Hijau, sedangkan hari libur untuk merayakan ulang tahun Kaisar berubah menjadi tanggal 23 Desember.

Hari Showa

Hari Shōwa (昭和の日 Shōwa no hi) adalah salah satu hari libur resmi di Jepang yang jatuh tanggal 29 April dan bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Shōwa. Hari libur ini ditetapkan pada tahun 2005 untuk menggantikan tanggal 29 April yang hingga tahun 2006 disebut Hari Hijau (Midori no hi), sedangkan Hari Hijau dipindahkan ke tanggal 4 Mei yang dulunya merupakan Hari Libur Nasional (Kokumin no kyūjitsu).

Hari Shōwa menurut hasil revisi undang-undang hari libur Jepang (Shukujitsu-hō) digunakan untuk “memikirkan masa depan negara dengan mengenang lewatnya hari-hari penuh pergolakan, dan tercapainya pembangunan kembali di zaman Shōwa.” Hari libur ini mengundang kontroversi dan merupakan salah satu dari serangkaian hari libur di akhir bulan April dan awal Mei yang disebut Golden Week (Minggu Emas).

Dari tahun 1989 hingga 2006, tanggal 29 April diperingati sebagai Hari Hijau, tapi sejak tahun 2007 ditetapkan sebagai Hari Shōwa berdasarkan revisi undang-undang hari libur yang disahkan Parlemen Jepang pada 13 Mei 2005. Sebelum diubah menjadi Hari Hijau, 4 Mei merupakan Hari Libur Rakyat (Kokumin no kyūjitsu) yang ditetapkan pemerintah karena tanggal tersebut terjepit di antara dua hari libur.

Setelah Kaisar Shōwa tutup usia pada tanggal 7 Januari 1989 perlu diadakan revisi pada undang-undang hari libur Jepang yang menetapkan 29 April sebagai Hari Ulang Tahun Kaisar. Usaha berbagai organisasi mulai terlihat untuk menjadikan 29 April sebagai “Hari Peringatan Shōwa” (昭和記念日 Shōwa kinen-bi), tapi gagal akibat ditentang masyarakat Jepang. Sebagai gantinya, tanggal 29 April ditetapkan sebagai Hari Hijau yang secara tidak langsung mengingatkan pada Kaisar Shōwa yang suka menanam pepohonan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s